Adakan manusia yang sempurna? Tentu tidak ada. Pasti setiap manusia menginginkan menjadi baik? Apalagi jika bisa dikatakan menjadi sebaik-baik manusia. Ingin rasanya kita bisa menjadi sebaik-baik manusia bukan hanya di mata manusia, tapi lebih dari itu menjadi sebaik-baik manusia di mata Allah dan Nabi-Nya.
Andai label ‘Sebaik-baik Manusia’ itu bisa dibeli, maka tentu saja orang-orang berharta akan lebih dulu mendapatkan predikat ‘Sebaik-baik Manusia’ itu. Tapi, bersyukurlah kita terlahir sebagai seorang muslim yang mukmin. Karena rupanya, untuk mendapatkan titel ‘Sebaik-baik Manusia’ itu tak perlulah merogoh kocek yang banyak, tapi perlu perjuangan yang besar dan keimanan yang kuat.
Mungkin sebagian orang atau kita sendiri, pasti pernah bertanya-tanya, apa tujuan Allah SWT menciptakan manusia. Bukankah Allah sudah menciptakan makhluk yang sempurna dalam wujud malaikat, yang selalu patuh dan tidak pernah sekalipun menentang perintah Allah SWT? Apakah Allah menciptakan manusia begitu saja lalu membiarkan mereka?
Manusia sebagai makhluk yang sempurna karena Allah SWT memberi manusia kemampuan untuk berpikir dan berkehendak sendiri. Dengan kemampuan berpikir dan kehendak sendiri inilah manusia bisa menjadi lebih baik dari malaikat, atau mungkin sebaliknya.
Kita sebagai manusia hanyalah bisa berusaha dan terus berbuat baik, apapun penilaian manusia lain tetap penilaian Allah yang paling utama. Hanya Allah yang tau apa yang kita butuhkan dan inginkan, dan hanya ia sebagai penilai yang paling baik. Tetap menjadi diri sendiri dan terus menjadi manusia yang baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar