Keinginan setiap orang pastinya ingin
menjadi pribadi yang baik bahkan lebih baik dari sebelum-sebelumnya. Kita hidup
dalam keharmonisan dengan alam dan lingkungan, begitu pula ada berbagai macam
jenis orang dengan karakter masing-masing. Sebagai manusia dengan berbagai
macam sifat dan karakter tentu kita harus lebih menghargai perbedaan dan selalu
ramah kepada siapapun. Salah satu pelajaran penting bahwa masyarakat Indonesia
dikenal sebagai masyarakat yang ramah, mengapa? Karena ciri khas negara
Indonesia dimana selalu ada sikap toleransi dan peduli terhadap sesama manusia.
Namun terkadang kita hanya
memikirkan ego dan kesenangan sendiri tanpa memikirkan orang lain. Dari situ
lah kita dituntut untuk menjadi pribadi yang baik dan bahkan dewasa. Mungkin
sulit untuk dilakukan karena masing-masing orang berbeda nah dari situ lah kita
harus mengerti dan paham.
Menjadi pribadi yang baik dan
dicintai banyak orang adalah hal yang sangat menyenangkan dalam hidup. Ketika
kita mampu bersikap baik, maka orang lain pun akan menghargai kita, mereka juga
akan berbuat yang sama. Namun permasalahannya adalah bagaimana menjadi pribadi yang
baik ? Mungkin kita belum begitu peduli dengan hal-hal sepele seperti itu,
namun pada kenyataannya sikap kita menentukan keberhasilan kita. Bagaimana orang
lain balik lagi bagaimana pribadi kita, apa yang kita tanam itu lah yang kita
tuai.
Pribadi yang baik dapat dimulai
dengan cara mengenali diri sendiri, mengenali bagian-bagian dari diri kita
sendiri, terkadang kita hidup dikendalikan oleh ego, amarah dan keinginan kita
sendiri. Ketiga hal tersebut sangat mendasar, jika ketiga hal tersebut dapat
ditata maka pikiranpun akan bisa menjadi selalu positif, jika positif maka
kehidupan pun akan menjadi baik. Jika kita bisa mengenali diri dan menatanya,
maka karakter kita akan menjadi menarik dan menyenangkan sekaligus kuat
menghadapi segala kondisi yang muncul. Ketika itulah maka kita bisa menyebarkan
kebaikan.
Inilah yang menjadi sebab akibat
mengapa memiliki kepribadian yang baik seperti kebutuhan yang setiap saat harus
kita jalankan. Jangan hanya saat kita menginginkan sesuatu baru kita
menunjukkan sikap baik, namun pada saat tidak diminta kita akan kembali ke
sikap biasanya. Tentu hal ini tidak akan berjalan baik, karena pada dasarnya
kepribadian yang baik tidak bisa dibuat-buat apalagi di rekayasa kapan pun saat
kita mau.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar