Sabtu, 02 Mei 2020

Antara Sabar dan Harapan




Keinginan adalah harapan semua manusia
Tempatnya didalam pikiran
Tujuan bukan utama
Yang utama adalah prosesnya

Pastinya semua manusia mempunyai keinginan atau harapan dalam dirinya masing-masing yang mungkin kita satu sama lain tidak mengetahui. Tapi yakinlah semua keinginan atau harapan itu pasti yang terbaik untuk dirinya ataupun orang disekitarnya.

Dalam setiap pintanya pasti apa yang diinginkannya diucapkan, namun Allah memang tidak akan menolak setiap permintaan yang telah hambanya haturkan dalam doa. Allah pula maha baik dalam mengabulkan pinta, sebab itulah mengapa kadang ada ketetapan yang tidak sesuai pinta kita. Dari situlah kita harus belajar sabar dalam menginginkan apa yang kita inginkan sebab Allah mempunyai rencana yang jauh lebih baik yang mungkin kita tidak pikirkan sebelumnya.

Lagipula, jika semua keinginan kita terkabul lalu darimana kita akan belajar bersabar? Allah maha tahu segala yang terbaik untuk kita, sebab itulah mengapa keinginan kita kadang Dia diamkan terlebih dulu. Dan ketika tidak kunjung terkabul, Allah bukan sedang mengabaikan doa kita, Allah mendengar dengan jelas apa yang sedang kita inginkan, hanya saja terkadang butuh waktu lama untuk menjadi nyata agar semuanya sempurna. Jadi, berhentilah mengeluhkan apa yang saat ini telah Allah putuskan menjadi takdir kita.

Percayalah Allah tidak akan memberikan ujian melebihi kemampuan umat-Nya. Selama kita mau berlapang dada dan ikhlas menerima segala ketetapannya, kitapun akan dapat merasakan bahagia pada akhirnya. Hal ini karena tidak ada ujian hidup yang terlalu lama. Percayalah ada kesenangan setelah kesulitan. Jika kita mau bersabar, kita akan merasakan kebahagiaan yang manis.

Lantas apa yang terjadi itulah Allah persembahkan kepada kita, dengan hati yang penuh ikhlas, sabar, dan yakin bahwa memang inilah yang terbaik untuk kita.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar