Anak adalah anugerah terindah sekaligus amanah (titipan) yang
Allah berikan kepada setiap orang tua. Oleh karena itu, orang tua hendaknya
memperhatikan kebutuhan dan perkembangan anak-anaknya, agar mereka tumbuh
menjadi anak yang sehat, baik jasmani maupun rohani, dan barakhlaqul karimah
serta memiliki intelegensi yang tinggi.
Anak dapat membuat senang hati kedua orang tuanya, apabila
anak tersebut berbakti kepada mereka, serta taat dalam menjalankan ibadahnya. Namun
anak juga dapat membuat susah kedua orang tuanya apabila anak tersebut tidak
berbakti kepadanya, serta tidak taat beribadah, apalagi kalau sampai terlibat
atau tersangkut dalam masalah kriminalitas atau kenakalan remaja yang lain.
Anak sebagai penyejuk mata (Qurrota A’yun) atau penyenang
hati manakala anak dapat menyenangkan hati dan menyejukan mata kedua
orangtuanya. Apabila disuruh untuk beribadah, seperti shalat, mereka segera
melaksanakannya dengan suka cita. Apabila diperintahkan belajar, mereka segera
mentaatinya.
Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu ‘Anhu berkata: “Qurrota a’yun maksudnya adalah
keturunan yang mengerjakan ketha’atan, sehingga dengan ketha’atannya itu
membahagian orang tuanya di dunia dan akhirat.”
Keturunan yang tha’at pada Allah akan menyenangkan orang tua
dengan bakti dan pelayanannya. Akan menyejukkan hati orang tua dan keluarga
dengan membacakan dan mengajarkan mereka Al-Quran dan as-Sunnah. Keturunan yang
taat pada Allah juga lebih bisa diharapkan menjaga keutuhan keluarga di atas
agama yang mulia ini dan lebih bisa diharapkan doanya dikabulkan Allah untuk
kebaikan orang tua dan keluarga.
Hal ini Allah jelaskan dalam surat Al Furqon ayat 74, yang
artinya:
“Dan orang-orang yang berkata” Ya Tuhan kami, anugerahkanlah
kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami) dan
jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.”
Anak-anak yang baik budi pekerti dan akhlaknya, ucapannya
santun dan tingkah lakunya sangat sopan, serta memiliki rasa tanggung jawab
yang tinggi merupakan salah satu sikap Qurrota a’yun.
Tentunya dibalik lahirnya sesosok generasi Qurrata A’yun ada
peran orang tua yang luar biasa dimana mereka dengan fitrah kasih sayang dan
ketulusannya dapat mencetak generasi luar biasa untuk agama dan bangsa
ini. Sesosok yang tentunya paling
berpengaruh adalah ia yang bernama Ibu. (Hana NJ)
Dimuat di media online http://www.seputardepok.com/anak-sebagai-qurrota-ayun/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar