Setiap manusia pastinya memiliki
keahlian yang berbeda-beda sesuai dengan minat dan kemampuannya. Kemampuan atau
keahlian tersebut dapat dituangkan dengan mencari pekerjaan sesuai skill yang dimiliki.
Untuk mencari pekerjaan di zaman sekarang pun tentunya tidak mudah apalagi
tanpa usaha dan doa yang keras mungkin saja apa yang diinginkan tidak dapat
terwujud.
Salah satunya pekerjaan menjadi seorang
guru tidak lah mudah. Mungkin untuk mahasiswa lulusan baru pun jarang bisa
terjun menjadi seorang guru. Untuk menjadi seorang guru tanpa dilandasi dengan
rasa sabar dan ikhlas tentu apa yang diajarkan akan sia-sia.
Guru adalah rangkaian dari 4 kata
yang sangat sederhana namun bermakna. Setiap orang yang pernah menghabiskan
beberapa waktunya untuk menuntut ilmu baik itu di sekolah, pesantren ataupun
lembaga pendidikan yang lainnya pasti yang mengajarkan adalah seorang guru.
Ada ungkapan yang mengatakan
bahwa "sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi sesamanya".
Ungkapan sebaik-baiknya manusia adalah sebuah ungkapan yang sangat pantas
disematkan kepada seorang Guru. Manusia yang memiliki totalitas yang sangat
tinggi meskipun dalam keadaan sakit dia tetap berusaha datang untuk mendidik
murid-muridnya, meskipun sedang mengalami kelelahan akan tetapi dia tetap
berusaha menjawab setiap pertanyaan yang ajukan oleh murid-muridnya itu adalah
seorang guru.
Jika ditanya seberapa besar cinta
yang dimiliki seorang guru maka sudah pasti cinta yang dimiliki oleh seorang
guru sangat besar. Tak peduli latar belakang anak didiknya, tak peduli bentuk
fisik muridnya, seorang guru selalu memberikan cinta yang sepenuh hati ketika
mendidik muridnya. Cinta yang dinampakkan seorang guru tak selamanya dalam
bentuk yang indah namun kadang dalam bentuk amarah namun sejatinya semuanya adalah cinta namun tampak dalam
bentuk berbeda.
Gaji seorang Guru pun tak
seberapa dibanding dengan profesi yang lain namun seorang guru tetap mengajar
dan mendidik dengan sepenuh hati. Gaji bisa jadi hanya urutan kesekian dari
niatnya untuk mengajar karena tujuan utamanya mengajar adalah memberi manfaat
kepada sesama manusia.
Allah SWT memberi balasan untuk
guru atau pendidik yang mendidik dan mengajarkan kebaikan atau pelajaran yang
bermanfaat, sama seperti orang-orang yang melakukannya. Rasulullah SAW
bersabda:
“ Barang siapa yang
mengunjukkan/mengajarkan kebaikan, pahalanya sama dengan orang yang melakukan
kebaikan itu “. (HR. Muslim dari Ibnu Mas’ud dalam Kitab Faidul Qadir, Juz. 6,
Hal. 127, Penulis: Al-Imam Al-Manawy Rahimahulloh).
Pada hakikatnya segenap ilmu baik
dan berguna bagi manusia merupakan anugerah Allah kepada manusia, untuk
menunjang tugas dan fungsinya sebagai hamba Allah dan Khalifah fil Ardh. Guru yang berhasil mendidik dan mengarahkan anak
didiknya ke jalan yang diridhai Allah, sehingga menjadi seorang shaleh dan
bahkan mampu mengembangkan dan menyebarluaskan ilmunya, dijanjikan oleh
Rasulullah SAW dengan banyak balasan yang tak terhingga.
Dimuat di media : http://www.seputardepok.com/keistimewaan-seorang-guru/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar