Apakah Kamu bahagia?
Pertanyaan yang sederhana namun
sulit untuk dijawab. Mungkin karena kita tidak begitu paham dengan ukuran
kebahagiaan, dan kita hidup dalam dunia yang menyerukan ketidakpuasan. Manusia
diciptakan oleh Allah tentu dengan kondrat yang berbeda-beda agar mereka dapat
menemukan kebahagiaan yang sesungguhnya dalam hidupnya. Namun bagaimana caranya?
Yaa salah satunya dengan selalu merasa cukup atas apa yang didapatkannya atau
dirasakannya.
Sering kali manusia merasa kurang
dengan harta atau apa pun yang telah dimiliki. Inginnya memiliki lebih dari
yang sudah ada. Punya satu, ingin punya dua. Punya dua, ingin punya tiga.
Begitu seterusnya. Saking ambisiusnya mendapatkan lebih dari yang telah ada,
sampai lupa diri dan lupa daratan, bahkan lupa Allah. Terlalu sibuk mencari,
mengejar, dan menginginkan lebih dari yang dimiliki, bahkan untuk sesuatu yang
bukan kebutuhan, hingga lupa bersyukur kepada Allah dan berbagi dengan sesama.
Apakah kita sadar bahwa bersyukur
memiliki makna mendalam tentang perjalanan hidup dan motivasi? Kata bersyukur mungkin
cukup sering kita dengar sehari-hari, baik melalui ucapan lisan maupun tulisan.
Dalam memaknai kehidupan, manusia memang seharusnya banyak bersyukur atas
apapun yang dimilikinya, hal ini tentunya tak lepas dari peran dan usaha.
Begitu banyak waktu kita habiskan
untuk memikirkan apa yang kurang, hingga tak lagi tersisa waktu untuk
mensyukuri apa yang kita miliki selama ini. Mudah memang bersyukur ketika
segala sesuatunya baik-baik saja, namun ketika terlepas dari itu semua apakah
kita masih mampu? Belum tentu, maka berdoalah agar selalu mampu untuk
bersyukur, agar bisa melihat apa yang sebelumnya tak tampak, agar bisa
memperoleh kebijaksanaan untuk menghargai apa yang ada dan bisa menemukan rasa
cukup bahkan dari hal-hal yang selama ini tampak begitu sederhana.
Bersyukur dengan merasa cukup adalah
sebuah keputusan. Mengapa? Karena Ia bukan datang dari hasil kesuksesan ataupun
pencapaian, apalagi dari materi yang kita miliki. Ia ada dalam hati kita saat
ini dan kita tidak akan pernah menemukannya jika kita tidak secara intensional
memutuskan untuk bersyukur.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar