Bahagia? Kata yang mungkin mudah
diucap namun sulit untuk dirasakan dari beberapa pendapat orang. Sejatinya,
tidak ada kesempurnaan yang bisa membuat kita bahagia, tetapi kebahagiaan
membuat kita terasa sempurna. Harapan dan kenyataan lah yang bisa membuat kita
bahagia karena diri kitalah yang bisa menentukan, menjadi sumber dan merasakan
kebahagiaan itu.
Makna bahagia itu banyak, dapat
diartikan sebagai perasaan positif sehingga menumbuhkan ketentraman dan
ketenangan hati, serta melahirkan kebermaknaan hidup. Bahagia pula bukan sekedar
mengejar mimpi, tapi memiliki mimpi bisa membuat kita termotivasi untuk
bahagia. Bahagia juga sejatinya tidak hanya bersumber pada kesempurnaan materi
karena materi hanya perantara dan sementara.
Semua apa yang kita miliki,
rasakan, pastinya berbeda-beda. Tergantung bagaimana kita bisa memaknainya.
Namun dengan rasa ikhlas, sabar dan syukur tentu kita dapat memaknai bahagia
itu sendiri. Dengan melihat orang bahagia, peduli dengan orang lain itu
pastinya pun diri kita sendiri akan merasakan kebahagiaan itu, mengapa? Karena
bahagia itu dapat menularkan orang lain. Dan memang bukan hanya milik orang
tertentu. Bahagia ada di mana-mana karena milik semua orang. Semua berhak untuk
merasakan dan dapat memahami makna bahagia itu sendiri tergantung masing-masing
pribadinya.
Dengan rasa ikhlas, sabar dan
bersyukur dengan apapun yang terjadi merupakan proses belajar dan berlatih
sepanjang hidup untuk senantiasa merasakan bahagia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar