Minggu, 14 Juni 2020

Pahlawan Tanpa Tanda Jasa




Ketika seseorang yang melihat pepohonan berbuah lebat, lantas berkata penuh takjub, "Pohon ini sungguh luar biasa!" Lalu ia memungut buah-buah yang sudah matang dan memakan dagingnya. Kemudian ia pergi ke sawah dan melihat padi yang tumbuh tidak sehat. "Pasti benihnya bukan benih pilihan," ujarnya seolah menyalahkan. Barangkali benih ini dapat dijadikan analogi bagi para pahlawan pendidikan. Khususnya bagi para guru, pahlawan tanpa tanda jasa. Mereka bagaikan benih yang jarang diperhitungkan.

Mereka menanamkan apa yang dimilikinya, baik ilmu pengetahuan, perilaku ataupun yang lainnya kepada murid-muridnya. Secara perlahan tapi pasti, murid-murid itu akan menyerap segala sesuatu yang dimiliki sang guru.

Sebutan pahlawan bukan hanya untuk mereka yang ikut berperang melawan penjajah, tapi ada mereka yang dengan sabar dan tabah memberikan jasa sekuat tenaga demi mencerdaskan anak-anak kita (bangsa Indonesia), dia adalah guru, orang dengan gelar pemberi ilmu dengan biaya ikhlas tanpa kenal waktu.

Begitu mulia, begitu berharga jasanya, meskipun tak sumbang darah seperti pahlawan kita dulu dalam mengusir penjajah tapi guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang berkorban pikiran dan tenaga.

Disaat masih kecil mereka sudah mengajarkan kita belajar membaca, menulis dan menghitung atau biasa disingkat dengan calistung. Tak ada gaji yang setingkat pejabat untuk honor guru, tapi jasanya sungguh tak terhitung jumlahnya karena begitu berjasanya.

Sehebat, setinggi pangkat ataupun jabatan kita tidak lepas semua dari jasa seorang guru. Tak kenal lelah meski keadaan berbanding terbalik dengan jasa-jasanya, tak pernah goyah meski profesi lain lebih menggiurkan diluar sana, mereka tetap bertahan demi anak didiknya dan mencerdaskan anak bangsa.

Lalu ketika benih itu tumbuh menjadi pohon dan berbuah lebat maka pohon itulah yang akan mendapat pujian. Bukan benih. Ketika murid-murid itu menjadi orang sukses maka murid itulah yang akan mendapat penghargaan. Bukan guru.

Begitu banyak jasa seorang guru yang mungkin tak akan ternilai oleh apapun itu. Hanya ucapan terima kasih dan doa yang mungkin bisa kita lakukan untuk membalas semua jasanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar