Ketika seseorang yang melihat
pepohonan berbuah lebat, lantas berkata penuh takjub, "Pohon ini sungguh
luar biasa!" Lalu ia memungut buah-buah yang sudah matang dan memakan
dagingnya. Kemudian ia pergi ke sawah dan melihat padi yang tumbuh tidak sehat.
"Pasti benihnya bukan benih pilihan," ujarnya seolah menyalahkan.
Barangkali benih ini dapat dijadikan analogi bagi para pahlawan pendidikan.
Khususnya bagi para guru, pahlawan tanpa tanda jasa. Mereka bagaikan benih yang
jarang diperhitungkan.
Mereka menanamkan apa yang dimilikinya,
baik ilmu pengetahuan, perilaku ataupun yang lainnya kepada murid-muridnya.
Secara perlahan tapi pasti, murid-murid itu akan menyerap segala sesuatu yang
dimiliki sang guru.
Sebutan pahlawan bukan hanya untuk
mereka yang ikut berperang melawan penjajah, tapi ada mereka yang dengan sabar
dan tabah memberikan jasa sekuat tenaga demi mencerdaskan anak-anak kita
(bangsa Indonesia), dia adalah guru, orang dengan gelar pemberi ilmu dengan biaya
ikhlas tanpa kenal waktu.
Begitu mulia, begitu berharga
jasanya, meskipun tak sumbang darah seperti pahlawan kita dulu dalam mengusir
penjajah tapi guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang berkorban pikiran dan
tenaga.
Disaat masih kecil mereka sudah
mengajarkan kita belajar membaca, menulis dan menghitung atau biasa disingkat
dengan calistung. Tak ada gaji yang setingkat pejabat untuk honor guru, tapi
jasanya sungguh tak terhitung jumlahnya karena begitu berjasanya.
Sehebat, setinggi pangkat ataupun
jabatan kita tidak lepas semua dari jasa seorang guru. Tak kenal lelah meski
keadaan berbanding terbalik dengan jasa-jasanya, tak pernah goyah meski profesi
lain lebih menggiurkan diluar sana, mereka tetap bertahan demi anak didiknya
dan mencerdaskan anak bangsa.
Lalu ketika benih itu tumbuh menjadi
pohon dan berbuah lebat maka pohon itulah yang akan mendapat pujian. Bukan
benih. Ketika murid-murid itu menjadi orang sukses maka murid itulah yang akan
mendapat penghargaan. Bukan guru.
Begitu banyak jasa seorang guru yang
mungkin tak akan ternilai oleh apapun itu. Hanya ucapan terima kasih dan doa
yang mungkin bisa kita lakukan untuk membalas semua jasanya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar