Bahagiaku surga mereka dan deritaku pilu
mereka.
Dua orang yang patut dihargai.
Dua orang yang patut dihormati.
Siapa mereka ? Mereka adalah orang tua.
Orang tua adalah sepasang sosok panutan
kita, sebelum kita bersentuhan dengan dunia luar. Mereka adalah orang pertama
yang kita tiru semua gerak-geriknya saat masih menjadi anak-anak. Mereka adalah
dunia kita, idola sekaligus pahlawan kita saat itu.
Untuk menjadi orang tua tidaklah mudah.
Sebab seorang Ayah maupun Ibu, memiliki peran penting untuk keluarganya.
Apalagi untuk anak-anaknya, mereka akan lakukan demi kebahagiannya maka
keduanya harus bekerja sama dalam membimbing dan menjaga buah hatinya.
Seorang Ayah setiap hari bekerja untuk
menafkahi keluarga: istri dan anak-anaknya. Tak pernah ia berkeluh kesah akan
rasa sakit dan lelahnya. Karena merupakan kewajibannya sebagai seorang kepala
keluarga. Berangkat sebelum matahari terbit dan pulang saat matahari tenggelam,
belum lagi disaat cuaca sedang hujan ia tetap rela untuk memenuhi kewajibannya.
Seorang Ibu memiliki dua tipikal, yaitu
wanita karir atau ibu rumah tangga. Itu semua tergantung dari setiap Ibu
tersebut. Tetapi seorang anak sebenarnya ingin memiliki seorang ibu rumah
tangga saja karena dengan cara itu dapat lebih merasakan rasa perhatiannya.
Walaupun pasti setiap Ibu memilih
bekerja karena ingin membantu perekonomian keluarga dan memiliki tabungan untuk
ke depannya nanti.
Dengan peran orang tua masing-masing
pastinya ingin membahagiakan anaknya. Kasih sayang mereka sering tidak kita
sadari bahkan banyak dari kita yang tidak sedikitpun menunjukkan ungkapan
terima kasih. Padahal perjuangan mereka kadang mengorbankan waktu bahkan
bertaruh nyawa untuk tetap bisa menghidupi anak-anaknya.
Kalau kita menggunakan logika, waktu yang
mereka habiskan hanya untuk membimbing kita, mengarahkan dan juga sudah banyak
biaya yang dikeluarkan untuk kita. Tidak akan pernah bisa membuat seimbang atas
apa yang mereka lakukan kepada kita.Tetapi orang tua kebanyakkan, tahu atau
melihat anaknya sukses mereka sudah merasa bahagia.
Jika saat ini orang tua tidak memberikan
apa yang kita butuhkan, tapi kita harus tetap sadar bahwa apa yang mereka
lakukan dahulu telah mebuat kita menjadi seperti sekarang. Itu pasti karena
kita bisa selalu datang dalam keadaan apapun pada orang tua. Bahkan pada
keadaan terpuruk orang tua tetap bisa menerima kita.
Apapun yang dilakukan orang tua tentuya
tidak akan terasa istimewa bagi kita. Tapi sekali saja kita melakukan hal yang
baik untuk orang tua, itu akan terasa sangat membahagiakan bagi mereka. Ayah,Ibu
adalah penyemangat dalam hidup ini, penerang dalam kegelapan, petunjuk dalam
kesesatan. Tidak akan pernah ada yang bisa menggantikan posisi kalian di
kehidupan ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar