Sabtu, 10 Oktober 2015

Kisah yang Tak Terlupakan



Ketika umur ku 6 tahun aku disekolahkan SD dengan kedua orang tua ku di SDIT Ummul Quro Depok. Awal aku masuk sekolah aku masih malu sampai aku meminta ibuku untuk menemaniku disekolah. Tetapi lama kelamaan aku udah mulai terbiasa sendiri dan akhirnya pun aku udah mulai bisa bergaul dengan teman-teman yang lain.Tetapi ketika aku duduk dikelas 2 SD aku terkena sakit usus buntu dan itu harus segera di operasi. Jadi ceritanya, sesampai aku dirumah habis pulang sekolah tiba-tiba perutku merasakan sakit sekali di sebelah kanan lalu ayahku langsung membawa aku ke rumah sakit Tugu Ibu. Sesampainya di rumah sakit dokter langsung memeriksaku dan dokter memberitahu bahwa ususku bermasalah dan harus di operasi. Akhirnya pun aku dirawat dirumah sakit.


Keesokkan harinya aku langsung di operasi, dan ketika aku masuk ruang operasi aku terus menangis karena aku merasa sangat takut sekali tetapi dokter memberi obat bius kepadaku agar aku bisa tenang dan operasi bisa berjalan lancar. Sekitar satu jam lebih operasinya pun selesai , aku sadar dan aku langsung menangis lagi tetapi dokter meminta agar aku tenang karena jahitan operasinya masih sangat basah dan aku tidak boleh banyak bergerak. Sekitar 5 hari aku di rawat dirumah sakit akhirnya aku dibolehkan pulang oleh dokter tetapi tetap aku harus banyak istirahat dirumah.


Hampir seminggu aku dirumah aku hanya tiduran saja , tidak boleh banyak bergerak.Guru-guruku berdatangan untuk menjengukku , akhirnya pun setelah jahitan operasiku dilepas aku bisa masuk sekolah lagi dan bertemu dengan teman-teman. 


Lalu ketika aku duduk dikelas 3 aku terserang penyakit tipus dan aku harus dirawat lagi dirumah sakit. Aku sangat sedih sekali kenapa aku dirawat terus, aku merasa sangat bosan sekali. Tetapi kedua orang tuaku memberi aku semangat agar aku juga selalu sabar. Akhirnya pun selama seminggu aku dirawat aku diperbolehkan pulang dan kedua orang tua aku memberitahu agar aku harus selalu menjaga kesehatan.

2 komentar: